BIOPORI

ALAT DAN BAHAN  :

  1. Pelubang biopori.
  2. Paralon dengan diameter 10 cm dan panjangnya 20 cm.
  3. Kawat kasa dan kawat kecil sebagai pengikat.
  4. Daun kering.

CARA PEMBUATANNYA :

  1. Buatlah lubang silindris secara vertical ke dalam tanah dengan diameter 10 cm dan kedalamannya kurang lebih 80-100 cm.
  2. Mulut lubang diperkuat dengan paralon atau semen selebar 2-3 cm dengan tebal 2 cm disekeliling mulut lubang
  3. Isi lubang dengan sampah organik atau daun kering yang dipotong dengan ukuran 5×5 cm, kemudian dipaadatkan diberi air sedikit untuk menjaga kelembaban dan mempercepat pembusukan kemudian tutup dengan paralon yang sudah ditutup dengan kawat kasa.
  4. Sampah organik perlu selalu ditamabahkan ke dalam lubang yang isinya sudah berkurang dan menyusut akibat proses pelapukan.
  5. Kompos yang terbentuk dalam lubang dapat diambil pada setiap akhir musim kemarau bersamaan dengan pemeliharaan lubang resapan.

MANFAAT BIOPORI:

  1. Untuk peresapan air sehingga bisa mengurangi banjir.
  2. Mengurangi masalah penumpukan sampah organik dan bisa menyuburkan tanah.
  3. Mengurangi pemanasan global dan memelihara biodiversitas  dalam tanah.
  4. Dapat mencegah genangan air, sehingga berbagai masalah yang diakibatkan seperti mewabahnya penyakit malaria, demam berdarah, dan kaki gajah akan dapat dihindari.
Jumlah lubang biopori saat ini : 100 buah
Jumlah alat lubang biopori saat ini : 10 buah

RENCANA JANGKA PENDEK :

  • Ada penambahan lubang biopori pada setiap jarak 1 meter di halaman sekolah.
  • Ada penambahan alat pelubang biopori.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *